KUMPULAN GORESAN PENAKU

Pribadi. Diberdayakan oleh Blogger.

Blogroll

Menjadi Orang Penting Itu Baik Namun Menjadi Orang Baik Itu Lebih Penting

Jumat, 08 November 2013



Berdasarkan fenomena di lapangan ambisi atau keinginan tiap individu lebih cenderung memilih menjadi orang penting dari pada menjadi orang baik. Padahal ketika seseorang berambisi menjadi orang penting maka dia harus berusaha keras untuk mencapai tujuannya. Ingat…!!! Individu dalam mencapai tujuannya kadang kala menghalalkan segala cara. Ada empat (4) jalan manusia mencapai tujuannya, yaitu sebagai berikut:
1.      Jalan baik menuju baik.
2.      Jalan baik menuju buruk.
3.      Jalan buruk menuju buruk.
4.      Jalan buruk menuju baik.
Mari kita kutip nasehat Almarhum KH.Zainudin Mz “Meningkatkan Pembangunan Itu Penting Namun Membangun Pribadi Dan Mental Yang Membangun Jauh Lebih Penting”. Di sisi lain marilah kita resapi kembali lirik lagu Indonesia raya yang berbunyi “Bangunlah Jiwanya Bangunlah Badannya Untuk Indonesia Raya”.
Jelaslah bahwa kepribadian dan mental seseorang akan menentukan cara hidupnya. Berbicara tentang orang penting memang sudah bagian dari fitrah manusia yaitu mau mengenal dan dikenal orang banyak. Tidak ada salahnya menjadi orang penting, namun alangkah lucunya menjadi orang penting yang hanya mementingkan pribadi dan golongannya. Salahkah bila orang penting mementingkan kepentingan pribadi dan golongannya dari pada kepentingan rakyat.???
Apalagi kekuasaan orang-orang penting hanya waktu menjabat saja, pada saat mereka berhenti menjabat maka hanya ada dua (2) kesan yaitu di sanjung atau di cekam oleh rakyat. Berbeda dengan orang baik pada saat mereka hidup menjadi pengayom maka dicintai rakyat dan pada saat mereka meninggal akan dikenang oleh rakyat. Manakah yang anda pilih, menjadi orang penting ataukah menjadi orang baik.???
Jangan lupa konsep yang berbunyi “jika suatu perkara diberikan kepada yang bukan ahli nya, maka tunggulah saat kehancurannya”. Oleh sebab itu hindarilah tiga penyakit supaya menjadi orang-orang penting tapi baik:

  • Kudis - kurang disiplin  
  • Kutil - kurang teliti  
  • Kurap - kurang rapi

Jika sikap disiplin, teliti dan rapi dalam mengemban tugasnya di miliki oleh orang penting, maka akan menjadi orang-orang penting yang baik. Alangkah indahnya jika orang penting memiliki pribadi yang baik nan indah…!!!
Untuk memiliki dan menciptakan orang-orang penting yang berkepribadian baik bisa dilakukan dengan tiga (3) langkah yaitu:
1.      Mulailah dari diri sendiri.
2.      Mulailah dari sekarang.
3.      Mulailah dari hal yang paling kecil.
Jadi, berdasarkan penjelasan di atas, maka kelompok masyarakat dapat di kelompokkan atau dibedakan menjadi tiga (3) golongan yaitu:
1.               Golongan orang penting berkepribadian buruk.
2.              Golongan orang penting berkepribadian baik. 
3.             Golongan orang biasa (rakyat) berkepribadian baik.
Akhir kata, apapun pekerjaan yang kita lakukan itu bukan masalah. Yang terpenting kita harus menjadi orang baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Syamsudin23

Syams

GAME

APA SAJA

Most Reading